Selasa, 27 Agustus 2013

Imunisasi yuk....

 Sebagai Newmom adaloh yang kadang dengan alasan tidak tega melihat anakknya nanti sakit akhirnya mengurungkan niat untuk memberikan imunisasi, jangan khawatir bunda imunisasi selama diberikan oleh petugas medis yang berwenang aman kok malah akan membantu bayi anda nantinya kelak untuk menangkis segala macam penyakit

Nah jadwal imunisasi bayi sebaiknya diketahui oleh para orang tua. Dengan mengetahui jadwal imunisasi ini, bayi di harapkan mendapatkan kekebalan tambahan guna mengarungi kehidupan kedepannya.

Pada saat awal kelahiran, bayi memang akan mendapat kekebalan atau perlindungan alami dari ibunya. Kekebalan alami bayi ini di dapat saat di lakukan proses inisiasi dini. Namun, kekebalan atau perlindungan alami ini hanya bersifat sementara dan hanya berlaku terhadap suatu jenis penyakit tertentu yang memang ibu bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut. Antibodi ini tidak akan bertahan lama, maka bayi rentan terkena berbagai penyakit, oleh karena itu disinilah fungsi imunisasi untuk meneruskan kekebalan alami kepada bayi yang telah di berikan oleh ibunya.

Adapun cara kerja imunisasi ini biasanya dengan cara menyuntikkan atau meneteskan vaksin ke dalam tubuh bayi. Vaksin yang di berikan ini sebetulnya adalah sejenis kuman atau bakteri yang telah di lemahkan. Ketika, kuman tersebut masuk ke dalam tubuh bayi, maka bayi akan bereaksi dengan membentuk antibodi sendiri untuk melawan kuman tersebut. Jadi dengan di beri imunisasi, sebetulnya adalah memacu sistem tubuh bayi untuk memproduksi kekebalan tubuhnya, sehingga, ketika suatu saat nanti bayi benar-benar terserang oleh kuman yang sebenarnya, tubuh bayi telah memiliki antibodi untuk melawannya(@bidanku

Jadwal Pemberian Imunisasi Bayi

Jenis Vaksin Umur Pemberian Vaksinasi
Bulan Tahun
LHR 1 2 3 4 5 6 9 12 15 18 24 3 5 6 7 10 12 18
B C G 1 Kali
Hepatitis B 1 2
















Polio

1
2
3


4
5




D P T

1
2
3


4
5

6 (td) 7 (td)
Campak






1




5


Hib

1
2
3

4







Pneumokokus

1
2
3
4








Influenza





Diberikan 1 kali dalam 1 tahun
Varisela







1 kali
M M R








1


2


Tifoid










Setiap 3 tahun
Hepatitis A










2 kali - interval 6-12 bulan
H P V















3 kali
Keterangan:
  • Imunisasi BCG: Ditujukan untuk memberikan kekebalan bayi terhadap bakteri tuberkolosis (TBC)
  • Imunisasi DPT: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadapat penyakit Dipteri, Pertusis (batuk rejan) dan tetanus.
  • Imunisasi Polio: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadap penyakit polio (kelumpuhan)
  • Imunisasi Hib: Mencegah bayi terkena infeksi Haemophils influenza tipe b yang dapat menyebabkan penyakit meningitis, infeksi tenggorokan dan pnemonia. Imunisasi Hib ini sangat mahal, maka belum di wajibkan.
  • Imunisasi Pneumokokus: melindung bayi dari bakteri penyebab infeksi pada telinga. Selain itu bakteri ini bisa menimbulkan permasalah serius seperti meningits dan infeksi pada darah (bakteremia)

selanjutnya ini mengenai pembahasan beberapa imunisasi tambahan dan imunisasi yang wajib diberikan pada buah hati kita yach bunda

Jenis-jenis imunisasi yang wajib diberikan pada bayi dan anak menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia adalah :
  • Imunisasi BCG, cukup diberikan 1 kali sebelum umur 3 bulan. Apabila vaksin BCG diberikan pada umur lebih dari 3 bulan, sebaiknya dilakukan uji tuberculin terlebih dahulu. Vaksin BCG diberikan apabila uji tuberculin negatif. Vaksin BCG tidak dapat mencegah infeksi Tuberkulosis, namun dapat mencegah komplikasinya.
  • Imunisasi Hepatitis B, diberikan sebanyak 3 kali yaitu segera saat bayi lahir, memasuki bulan pertama, dan diantara bulan ke 3 sampai 6. Apabila sampai dengan usia 5 tahun anak belum pernah memperoleh imunisasi Hepatitis B, maka secepatnya diberikan imunisasi Hepatitis B dengan jadwal 3 kali pemberian ( catch-up vaccination ).
  • Imunisasi Polio, diberikan pada bulan ke 0, 2, 4, 6, 18, dan tahun ke 5.
  • Imunisasi DTP, diberikan pada bulan ke 2, 4, 6, 18, tahun ke 5, dan 12. Imunisasi ini untuk mencegah difteri, tetanus, dan pertusis.
  • Imunisasi Campak, diberikan pada bayi usia 9 bulan dan di tahun ke 6 .
Sedangkan beberapa imunisasi yang dianjurkan menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia adalah :
  • Imunisasi Hib, atau Hemophilus Influenzae type B, imunisasi ini jarang disarankan karena penyakit tersebut lebih sering terjadi pada anak yang tinggal di negara yang dingin seperti Amerika dan Eropa.
  • Imunisasi Pneumokokus (PCV).
  • Imunisasi Influenza, sebaiknya lakukan imunisasi influenza setiap tahun, mengingat banyaknya jenis flu yang belakangan berkembang dan semakin berbahaya. Vaksin influenza diberikan pada anak umur 6-23 bulan, baik anak sehat maupun dengan risiko ( asma, penyakit jantung, penyakit sel sickle, HIV, dan diabetes ).
  • Imunisasi MMR singkatan dari Mumps, measles, rubella. Vaksin MMR diberikan pada umur 15-18 bulan, minimal interval 6 bulan antara imunisasi campak (umur 9 bulan) dan MMR.
  • Imunisasi Tifoid, untuk mencegah demam tifoid atau yang lebih dikenal dengan penyakit tipus.
  • Imunisasi Hepatitis Adiberikan pada umur lebih dari 2 tahun.
  • Imunisasi Varisela, untuk mencegah cacar air. Vaksin ini diberikan pada saat anak masuk sekolah Taman Kanak-kanak umur 5 tahun.
  • Imunisasi HPV, untuk mencegah kanker leher rahim. Vaksin ini diberikan pada perempuan berumur 10 tahun atau lebih sebanyak 3 kali.
demikian bahasan kita tentang jadwal imunisasi semoga bermanfaat yach bunda semua silakan mengunjungi blog bidanku untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar