Berlatih tidak rebutan mainan
MasyaAllah tabarokallah punya satu putri dan satu putra, lengkap sudah kebahagiaan kami sebagai orang tuanya.
Apalagi keduanya tampak saling menyayangi satu sama lain, tampak saling merindu jika salah satu tidak ada atau bahkan sekedar pisah ruangan.
Pun demikian kaka prita (6,5y) dan faiz(20m) kadang masih belum bisa menahan ego masing masing apalagi sampai saat ini si adik belum juga bisa bicara sehingga kadang maksud dan keinginannya belum bisa dimengerti oleh kaka dengan jelas.
Meski begitu pernah sekali waktu adiknya gak sabaran menghadapi sikap jahil si kaka lalu membalas dengan menarik rambut dan mengigit dengan gemas, agak shock juga sih waktu itu liatnya waktu si adik ekspresif seperti itu.
Si kaka pun gak kalah, terkadang entah karena gemas dengan adiknya atau dia lelah, adiknya sampai diteriaki. Nah kalau si kaka sih tidak sampai melukai fisik, namun sikap jahil yang sengaja merebut barang yg sedang dimainkan adiknya atau melarang dengan cara meneriaki seperti ini juga kalau berlarut larut jadi memupuk rasa saling menyakiti. Kalau sudah begini kadang mereka kompakan nangis bareng. Si kaka menyesal melukai adiknya dan si adik cari perhatian mamanya.
Kalau sudah begini sampai mamanya emosi malah bisa balas membentak, secara naluri saat si adik menangis pastilah dia yang dipeluk dan meninggalkan si kaka, padahal belum yentu juga si kaka yang salah, kerna lebih sering si adik yang mengacak acak barang milik kakaknya lalu si kaka tidak terima dan merebut paksa sampai si adik menangis.
Tentu hal ini perlu dirubah, perlu si kaka diberikan pengertian, tentu saja tidak dalam keadaan mamanya emosi, tapi dipanggil dengan sayang sambil memeluk, kalau sudah dipuji dan disayang begini biasanya si kaka akan diam mendengarkan.
M : "Sayang, sini ! Kaka sayang gak sama adik ?" "Sayang.." "adek lan masih kecil, dia belum tau mana yang boleh mana yang gak boleh, makanya kaka yang ajarin dia pelan pelan, pake sayang bukan dengan cara direbut kayak gitu.. Kaka bisa ?"
K : " bisa kok"
M : "mama bilang apah ? Adek itu cowo loh nanti lama lama tenaganya lebih besar dari kaka kalau kaka ajarinnya begini nanti adek jadi galak sama kaka. Kan adek nyontoh apa yang kaka lakuin loh...kaka ngerti ?"
K : (mengangguk)
M : "coba sini dengerin mama sekarang adek masih kecil jadi kakak yang jagain adek, tunjukin klo kaka sayang...nanti klo adek udah besar insyaAllah gantian adek yang jagain kaka kan adek cowo.. Jadi, gak boleh kasar lagi ya sayang ! Nanti mama sedih liat kalian begitu, kaka kan harus jadi contoh yang baik..."
Udah sering juga kata kata ini diucap, walau kadang si kaka lupa lagi lupa lagi, tapi demi mereka akur terus sampai besar, mamanya akan tetap nasehatin dengan sayang.
Seperti contoh foto dibawah ini yg bikin mamanya terharu baru sampe rumah ai adik langsung naik ke perosotan, dan si kaka dengan sigap nungguin dibawah khawatir kalau kalau adiknya jatuh, gak ada rebutan gak ada bentakan alhamdulillah.
#Harike3
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar