Day 7,
Strong way patuh pada orang tua
Kadang bersyukur banget dapet anugrah si kaka jadi anak pertama.
Sedari awal aku memang mengajarkan kalau aku ini ibunya bukan temannya. Jadi kepatuhan memang sangat diajarkan.
Alhamdulillah ini anak luar biasa sholehah, dan jarang membantah.
Dan uniknya si kaka ini, dia bisa memanage hatinya di depan orang lain tegar mandiri dan disiplin, tapi semua gundah dilepas ketika si kaka ada di dekat mamanya.
Pernah dia tiba2 peluk dan nangis, bilang aku mau cerita ma tadi aku brantem di sekolah bla..bla..bla..
Nah disaat seperti ini kadang emosi dan amarahnya sulit terkendali, tak jarang membanting sesuatu, atau membentakku atau menangis meraung.
Kalau sudah seperti ini, kalau masih bisa ditenangkan dengan cara dipeluk alhamdulillah.
Tapi kalau tidak, biasanya kita pisah tempat dulu supaya akupun gak terpancing emosi.
Setelah tenang biasanya kuminta si kaka minum, kemudian wudhu lalu istighfar.
Pelan pelan kuminta ia bercerita semua yang dirasa.
Karna kalau tidak dilepas amarahnya, kadang papa mamanya pun dibentak, dan si kaka berlaku tidak sopan.
Kalau dia membentak papanya, biasanya saat itu langsung kutegur untuk segera minta maaf, tanpa menunggu emosinya reda biasanya dia akan menurut.
Tiap kali ada waktu ngobrol berdua selalu kuselipkan perkataan, kak mama papa adalah orang tua kmu, orang yang paling sayang sama kaka.
Kalau kaka gak mau nurut nanti Allah marah sama kaka, apapun perintah mama sama papa selama itu baik kaka wajib nurut. Gak boleh nunggu mama papa kesel dulu baru kaka mau nurut.
Kaka percaya deh mama papa gak akan nyuruh yang gak baik, karna kaka kan anak kesayangan mama papa.
Ada deh di alquran surat lukman, bahkan bilang "ah" pun kaka sudah berdosa dan itu artinya Allah marah sama kaka.
Jadi nih yang nomer satu harus kaka turuti perintahnya itu bukan bu guru atau teman atau siapapun, melainkan ucapan mama atau papa.
Kaka ngerti kan...
#day 7
#game level 3
#meningkatkankecerdasan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar