Jumat, 15 Mei 2020

Jurnal Pekan Kedua Tahap Kupu Kupu

Bismillah, 
Jurnal kedua dintahap kupu kupu ini tentang self assesment...

Mentor akan menilai sejauh mana kemampuan si mentee, dan Alhamdulillah skill level mentorku ini ada diatas, sehingga memudahkan untuk menerima segala nasihat, apalagi klo kepepet tak tau harus kemana cari tau.

Tapi sejatinya di dalam buncek ini tugas mentor hanyalah menggali, dan si mentee sendirilah yang akan menunjukan apa maunya

Sampai dimana bisanya

Dan apa goal yang ingin dicapainya

Mentor hanya membantu..

Ceria banget iniloh wajah si mentor...
Sehari setelah video call blio langsung upload video challenge dari si menteenya iniloh menta video collage...

Kece banget deh...

Semoga nempel ama mentor yang bgini bikin semangat dan upgrade kemampuan diri lebih optimal..

Aamiin ya Rob
hasil screenshoot video call dengan mentor keceh...


hasil screen shoot video call dengan mentee super keren...

Selanjutnya cerita soal mentee...
Gak berenti kagum dengan bumil  yang sudah memiliki anak 3 inih.

Masa muda bertabur bintang, dan saat ini harus duduk manis dirumah membuatnya agak kaku jika ingin kembali ke masyarakat.

Namun ternyata kerinduan itu ada, dan disiapkan dengan matang di usia menginjak 40 tahun nantinya.

Keinginannya untuk mengupgrade skill level, agar sanggup kembali membersamai para kesayangan sekaligus berperan aktif berbagi ilmu di masyarakat.

Walau sempat ragu akhirnya mentoring tetap dilaksanakan, dan dilanjutkan dengan harapan akan memperbaiki mood dan menaikkan level kebahagiaan.

Karena memulai apapun syarat utamanya haruslah bahagia bukan merasa tertekan.


Jumat, 08 Mei 2020

Jurnal Pekan Pertama Kupu kupu

Bismillah,


Akhirnya sampai juga di tahap kupu kupu walau perjalanan terasa amat berat.

Kali ini ibu meminta kita untuk menjadi mentor bagi mahasiswi lain, sekaligus juga menjadi mentee pembelajar yang termotivasi oleh yang lainnya.

Meneruskan mind map aku memilih video editing melanjutkan beberapa "misi" Terasa berbeda kalau mendengarkan pengalaman orang lain, saya memilih mbak Diah Soehadi yang ternyata telah menjadi fasil kelas bunsay, melihat beliau sungguh seperti bercermin, wanita hebat multitalenta yang darinya kubelajar banyak
  
Sebenarnya ada dua tapi ternyata harus memilih salah satunya dan aku memilih yang lebih dahulu respon.

Bingung dan galau ketika harus mencari mentee padahal merasa sama sekali amatir dalam hal apapun setelah berkonsultasi dengan kaka psikolog akhirnya diputuskan untuk memilih tema sebagai self motivation .

Seketika langsung dilamar oleh seorang ibu hebat yan kehidupannya nyaris sempurna, lulusan S2 sedang mengandung 5 bulan anak keempat, dan memiliki suami yang mendukung istrinya berkarir dirumah, namun punya kerinduan tersendiri berkarir dan berkiprah kembali di masyarakat, bahkan putra putrinya sangat nyaman berada di dekat kak aiss ini sampai berkata lebih memilih sekolah bareng ibunya ketimbang di sekolah.

Bersama suami ternyata mereka hobi sekali utak atik aneka rasa kopi, hobi yang unik dan menjajikan bila ditekuni nantinya.

Baik mentor maupun mentee yang kupunya ternyata sama sama hobi crafting, akupun demikian hihii walaupin ketertarikan kita berbeda beda.

Sebagai mentor, menurut panduan ibu adalah bertanya sebanyak banyaknya agar si mentee ini menemukan apa yang sebenarnya ia cari dan ingin ditemukan, agar selalu bahagia.

Kenapa harus berani jadi mentor dan kenapa harus menerima diri untuk menjadi mentee ??

Ada apa dengan kelas kupu kupu di bunda cekatan selanjutnya ?



#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional