Senin, 13 Desember 2021

Ibu Pembaharu materi 8 Scale Up Impact

Bismillah,
Sampai juga diakhir perjalanan kelas Bunda Salihah, menjadi Ibu Pembaharu yang siap menghadapi berbagai masalah lalu menyelesaikannya sebagai sebuah tantangan, bukan selalu diselesaikan sendiri melainkan ada supportsystem hebat yang membantu menyelesaikannya.

Jurnal kali ini bertema tentang "scale up impact"

Berikut adalah link fortofolio grup kami tim syakilla

https://www.canva.com/design/DAEyUCQlnr4/MZ6pDOPKHa0b1_Iel-gkNQ/watch?utm_content=DAEyUCQlnr4&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=homepage_design_menu

Kenapa aku pantas lulus...

Mengharu biru menceritakan kisahku, bahkan sampai hari ini jurnal ditulis pun jikalau bukan karena Allah yang memudahkanku, maka sungguh tak sanggup...

 Juni 2021
Perkuliahan ini dimulai bulan juni 2021, saat itu kehamilanku yang keempat masuk usia 31 Weeks, wah jangan ditanya rasanya 3kali melalui operasi SC membuat jalanpun sudah demikian sakit dan berat, tidur pun sudah tak nyenyak ditambah dengan berbagai vonis dokter tentang plasenta akreta, dan bayangan resiko pendarahan berulang seperti kelahiran sebelumnya. Dan semua itu tentu berujung mengancam nyawa. Eh walopun gak hamil tetep aja kita kan gak pernah tau sampai kapan hidup.

Dan dengan semua kegalauan itu, bismillah aku niatkan menyelesaikan perkuliahan HIMA di tahun ini, karena inilah saat terakhir perluliahan diampu oleh ibu, angkatan berikutnya belum tentu Ibu Septi kembali.

Juli 2021
Uniknya sebelum Terdaftar resmi di kelas BunSal, jeda antara bunpro dan bunsal aku manfaatkan untuk bersenang senang mendaftar di acara komunitas yaitu Kampung Bakat, tak tanggung tanggung langkahku mantap sebagai Ayunda Fasil Umum, kenapa bukan ayunda guru? Hmm karena hanya Ayunda Fasil lah yang berhak berpindah pindah kabin atau tempat bermain hihiii.

Jadi dibulan Juni sampai saat perkuliahan berakhir aku menjalani dua peran di dua komponen sekaligus, kelas Bunsal ibarat sekolah formalnya lalu KaBa sebagai kelas ekstrakulikulernya.

Pun demikian tetap kegalauan jelang kelahiran dan beebagai pertanyaan masih terus memenuhi kepalaku, masih di angka 35 Weeks saat akhirnya aku dirujuk Ke Rs karena kontraksi palsu yang sering.

Inilah jurnal pertama yang kubuat merumuskan dengan teliti masalah apa yang kuhadapi dan bagaimana menyelesaikannya..
Setelah menimbang beberapa tim yang mirip akhirnya kuputuskan bergabung dengan Tim besutan Ka Rahmawati Lestari tentang menemukan misi kehidupan untuk apa sebenarnya Allah menciptakanku.
Sementara kontraksi palsu semakin tak bisa tertahankan ditambah luka bekas jahitan yang terasa amat perih walau hanya berjalan dirumah. Sungguh nyata kepedihan di kehamilan kali ini sesuai dengan ayat Allah di QS Al Ahqaf: 15 dan banyak lagi ayat lainnya.

Berusaha memahami dan berguru pada Ka Rahma yang juga sedang mengandung putri kelimanya, betapa beliau menerima setiap takdir dan berusaha sabar menjalaninya. Serasa punya tempat lain untuk bersandar saat ka Rahma pun sama sama menantikan kelahiran putrinya malah mengusahakan VBAC.
Sungguh perkuliahan Bunsal ini memberiku banyak ruang untuk bersyukur, karena yakin Allah pasti menguatkanku salah satunya dengan menhadirkan inner circle positif di ibu pembaharu yang merubah setiap masalah menjadi tantangan untuk bersama sama dibicarakan serta dicarikan solusi terbaik.

Qodarulloh ternyata bayi ini hanya betah di 37 Weeks dalam kandunganku, karena riwayat pendarahan parah di kelahiran sebelumnya maka ketakutan yang teramat sangat pun berulang, berbagai pemeriksaan penunjang medis lebih banyak kujalani, ini tentu menyita waktu tenaga serta teraduk aduknya hati saat harus meninggalkan ketiga anakku dirumah dikarenakan peraturan RS yang tidak membolehkan anak dibawah 12 tahun ikut serta.
Lagi lagi bersyukur suport system aku mahasempurna sehingga aku kuat, walau menahan tangis saat menutup pintu rumah seraya mengucap bismillah, ya Allah aku titip ketiganya dalam penjagaan Mu. Serta mengaktifkan video call dengan kaka prita selama aku di RS memastikan semua baik baik saja.
Agustus 2021
Diawal agustus kami memetakan kemampuan dari masing masing anggota yang hasilnya
ternyata setelah kelahiran yang begitu dramatis, di minggu kedua anakku lahir paksu tak sengaja kontak dengan seseorang yang trindikasi positive covid, dan sayangnya diapun tak mengetahui hal ini jadi kamipun terlambat mengantisipasi akibat lengah, setelah demam 4hari berturut turut beliau dinyatakan negative. Namun ternyata virus itu pula menyapaku yang sedang dalam kondisi lemah fisik dan lelah jiwa, maka kumerasakan sakit sesakit sakitnya sampai berdiri pun aku tak mampu, bayangkan betapa perih luka jahitan baru itu ditambah batuk kering yang tak kunjung usai, Alhamdulillah dirumah sudah siap nebulizer beserta obatnya, entah hari keempat atau kelima sama sekali tak bisa melihat HP dan makin linglung, hanya anak anak ini penyemangatku sehingga doaku adalah Ya Allah jangan dulu Kau Cabut Nyawaki saat ini, kasihanilah mereka masih membutuhkanku, ini saking sakitnya dsn belum pernah ngerasa sakit sampai g bisa bangun gak bisa makan dan matapun t biss terpejam...benar benar luarbiasa mahluk virus ciptaaanya sehingga aku menjadi kufur, merasa kenapa harus aku, merasa letih apalagi bayiku tak pernah sekalipun lepas menyusu dan itulah caranya menyelamatkan ibunya, dengan menyusu ia memberikan rasa lapar dan menatapku seolah melarangku menyerah dengan sakit ini...

Dibalik semua itu questival kemerdekaan pun dimulai, sebagai salah satu event penentu kelulusan di kelas bunda salihah. Masya Allah mencoba berdiri dan melihat Hp pun tak sanggup...
Tapi ternyata aku bisa dan mampu pada akhirnya.
September 2021
Setelah covid terlewati dengan berbagai drama, ternyata sampai akhir september pun pemulihannya belum juga selesai. Berjalan masi lemah, makan belum nafsu dan tidurpun belum nyenyak
namun show must go on, kami lanjut di perkuliahan dengan membuat berbagai jadwal dan akun sosial media demi mengkampanyekan maksud dan tunuan kami sebagai Tim.

Oktober 2021
oktober paling menyenangkan karena luarbiasa menghiburku, dibulan ini berbagai pelatihan diadakan untuk meng upgrade skill, sukak banget ama para peremluan keceh di bunsal yang berbagi ilmu gak nanggung alias all out.

Aku sendiri mengikuti kelas pelatihan pembuatan website wordpress, kemudian pelatihan sosial media dan streamyard walaupun semua sudah aku kuasai dengan baik tetapi selalu saja ada hal hal yang tertinggal aku pelajari dan selalu haus untuk belajar supaya ilmu yang kumiliki bisa terus berkembang.

Bertepatan dengan sumpah pemuda di kelas diadakan event Konggres Ibu Pembaharu, 
kami dibagi menjadi beberapa tim untuk kemudian membuat video yang bertemakan misi kami dalam menjadj agen Ibu Pembaharu.


November 2021
Wah dibulan ini benar benar menguras tenaga emosi dan pikiran karena materi yang disamapaikan oleh Ibu Septi benar benar sulit untuk dipahami, melihat rekamannya pun berulang ulang, kami belajar teori tentang manajemen Resiko, the logic model dan lain lainya
Aku merasa kita harus benar benar serius di perkuliahan ini dan tidak bisa dianggap  main main, lengah sedikit saja maka kami tentu akan tertinggal dan memahami lagi pelan pelan mencari ketertinggalan. Dan berupaya sekuat tenaga mengejar.

Desember 2021
Live trakhir di Tim Syakilla diwarnai dengan berbagai drama, mulai dari kaka narsum yang masih terlibat urusan domestiknya, lalu kaka.leader yang sibuk.dengan bayi gumushnya, dan aku yang akhirnya meninggalkan panggung karena rewenya bayiku dan sudah tidak bisa lagi dikondisikan, karena sebelumnya dinimunisasi yang membuatnya merintih sepanjang hari.

Aku jadi takjub akan diriku yang masih terus berusaha berkarya dan berdaya tanpa melupakan tugasku sebagai seorang ibu. Sungguh ibu yang berpendidikan dan bahagia benar benar bisa menciptakan kenyamanan bagi para buah hatinya...



Tak terasa kami sudah diujung perkuliahan dan siap menyongsong kelulusan dengan menjadi bagian dari changemaker Ibu Pembaharu, dan bersiap mengikuti Konferensi Ibu Pembaharu yang akan diadakan di tanggal 17-22 Desember 

Demikianlah jurnal ini dibuat sebagai penutup dari perjalanan kami di kelas bunda salihah, berharap setelah ini kami akan lebih banyak lagi menemukan teman atau para ibundengan masalah serupa, kemudian bersama sama menyelesaikannya.
Sehingga walaupun kecil tapi kami mampu berdampak bagi keluarga, dan siap menjadi agen changemaker sebagai Ibu Pembaharu.

#scaleupimpact
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 07 Desember 2021

Ibu Pembaharu Materi 7 Aresiasi Aksi (Review)

Bismillah,
Alhamdulillah sampai juga di materi review jurnal ke 7,  kali ini saya berpasangan dengan buddy dari semarang yaitu mbak Dian Eka Ningrum. Yang memiliki tim bernama Ruang Bicara.


1. Lihatlah alasan kuat analisa dampak, apakah yang dituliskan sudah cukup menggerakkan AKSI ini menjadi bagian dari solusi?mengapa?

insyaAllah apa yang diperjuangkan oleh Tim Ruang Bicara yaitu mengedukasi tentang kekerasan yang dialami perempuan dan mengedukasi korbannya untuk melakukan tindakan preventif bisa dilakukan.

Namun demikian terkadang masalahnya adalah bagaimana para korban percaya diri untuk mengungkap apa yang dialaminya.

Bagaimana para korban bisa percaya bahwa ini adalah bagian dari solusi masalah hidupnya ?

Bagaimana para korban bisa memutus mata rantai dsn perlakuan kasar itu stop berhenti di dirinya tidak dilampiaskannya ke anak atau nantinya cucu dan generasi selanjutnya...

Bagaimana para korban bisa kembali bermasyarakat dan diterima dengan baik tanpa harus dilabeli "baperan" atau "kurang iman" misalnya...


2. Lihatlah Theory Of Change, Apakah runut prosesnya bisa diterima, Mengapa?

Runut tahapannya yang dibuatnoleh Tim Ruang Bicara seperti ini

Sarana daring/luring terjangkau oleh para penyintas
=>
Penyintas teredukasi
=>
Kesadaran meningkat
=>
Banyak perempuan berdaya dan bahagia

Lalu yang ingin saya tanyakan bentukan aksi nyatanya seperti apa? Adakah perlindungan secara hukum kepada para penyintas? Apakah para korban rata rata perempuan yang tidak teredukasi dengan baik, lalu bagaimana bentuk nyata mereka harus berani bicara dan terbuka untuk speak up masalah yang dihadapinya?

3. Lihat the logic model, apabila anda croscheck dengan pola jika...dan...maka...apakah bisa masuk terus bergerak kearah impact tahapan logikanya? Mengapa
Contoh
Jika (input) dan (asumsi) maka (activities)

Jika (activities) dan (asumsi) maka (output)

Saya kesulitan untuk menganalisanya karena tulisan amat kecil dan tidak nyaman dibaca mata telanjang.
Next saya perbaiki membaca ya mbak dian


4. Bandingkan antara tabel Risk Management dan Tabel Stop, continue, start, apakah pengambilan keputusannya sudah benar?Mengapa?
 Di tabel risk managemen terdapat narasumber pad poin terakhir, dan dampaknya high untuk tim, namun di tombol start tidak dijelaskan terperinci bagaimana cara mengubungi narsum tersebut dan berkolaborasi dengan siapa.


Salut sih sama tim ini, mengerjakan template dengan runut dan terperinci, tapi agak sulit untuk menzoom tulisan sehingga mudah terbaca oleh mata tanpa bantuan lup, hehe.

Demikian jurnal Review ini dibuat, selamat dan sukses untuk tim Ruang Bicara agar apa yang dilakukannya saat ini dan rencana dimasa datang dapat terwujud dengan baik dan bermanfaat meluas bagi para ibu di sekitarnya.

#Materi7review
#Ibupembaharu
#institutibuprofesional
#bundasalihah

Selasa, 30 November 2021

Ibu Pembaharu Materi 7 (ApresiasiAksi)

Ibu Pembaharu 
Jurnal 7
ApresiasiAksi

Bismillah akhirnya sampai juga kami di junal materi ke 7 ini yaitu apresiasiAksi

Manajemen Resiko dalam tim yang berhasil kami himpun dapat dilihat pada tabel berikut ini, 
berikut adalah teori dari perubahan Aksi yang harus kami lakukan

selanjutnya inilah tahap awal terdekat yang harus kami upayakan untuk saat ini yaitu,

Agenda Tim kami di pekan ini adalah, healing untuk masing masing dari kami. Semoga Apa yang bisa kami lakukan saat ini dapat juga bermanfaat bagi orang lain terutama para ibubyang merasakan hal serupa.

Demikian jurnal kali ini, semoga makin membuka diri dan bermanfaat bagi sesama ibu yang merasakan hal hal yang tim kami rasakan.

#materi7
#ApresiasiAksi
#Jurnalibupembaharu
#Ibuprofesional
#bundasalihah
#syakillatim

Rabu, 27 Oktober 2021

Ibu Pembaharu (Aksi untuk Solusi) Review

Jurnal Review Materi keenam 
(Aksi untuk Solusi)

Di jurnal keenam ini saya berpasangan dengan mbak Erli Oktavia, seorang mantan leader Batam yang saat ini menetap di Pasuruan. Diawal beliaulah yang menghubungi saya untuk pertama kalinya.

Sedikit bertukar pesan lalu saya meminta link sosial medianya agar kaminbisa terus berkomunikasi nantinya walau didunia maya.

Ah kamu mbak membuatku seperti bercermin, sama lo dakupun mepet di akhir hari karena begitu banyaknya hal yang kami siapkan untuk jurnal di tim kami.

Awalnya membaca jurnal mbak Erli saya bingung apa yang dibahas, kemana sasaranya, tapi begitu diakhir ada kata kompos dan Mol ah ini dia, projectnya pastilah  tentang misi berkebun untuk menyelamatkan bumi.

Apa yang sudah baik
Runut permasalahan dan link jurnal sebelumnya disertakan.

Kreatif karena membuat template jurnal sendiri dalam bentuk sheet, sehingga lebih mudah diisi dibandingkan template standar.

Terdapat link sosial media di jurnalnya, yang karena saya kepo maka bisa mengintip isi dari sosial media tim ini.


Apa yang perlu diperbaiki
Jikalau tidak membaca sampai akhir jurnal saya tidak akan tau apa yang dibahas dalam projectnya.

Karena jurnal yang dibuat hanya via Gdoc dan template yg dibuat pun hanya menyertakan link, praktis untuk yang suka visual seperti saya agak kesulitan menikmati membaca jurnal karena hanya polosan walau disertai berbagai link.

Saya lebih suka mengintip sosial media D'Kroe Lestari karena pesannya lebih mudah untuk dipahami, dan lebih berwarna.

Apakah buddy sudah menjalankan aksinya dengan penuh kesungguhan?
Mbak Erli menuliskan selama ini apa yang dia lakukan hanya berdampak pada kebunnya sendiri dan belum berdampak bagi sekitarnya, namun setelah melihat teman lainnya beraksi hal ini menginspirasi beliau dan tim untuk lebih meluaskan dampaknya.
Salah satu caranya adalah dengan posting teratur di social media.

Mbak Erli pun  Mengikuti Konggres dengan baik,terlihat dari postingan video di sosial medianya.


Demikian jurnal review kali ini saya buat, semoga apa yang dicita citakan oleh mbak Erli bisa menggerakkan lebih banyak lagi hati untuk bisa ikut menyelamatkan bumi.
Barokallah mbak Erli dan Tim d'Kroe Lestari.

Akhirnya kami bisa meneruskan langkah di bunda salihah. Dan bersiap menyambut Konggres Ibu Pembaharu dengan berbagai kesibukan lainnya.

#materi6review
#bundasalihah
#aksiuntuksolusi
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia

Senin, 25 Oktober 2021

Ibu Pembaharu materi 6 (Aksi )

Bismillah,
Alhamdulillah syakilla tim sampai juga di level 6 saat ini dengan judul materi aksi untuk solusi

Melalui Gform diberitahukan bahwa syakilla Tim masuk grup 2 kesetaraan Gender.

Alhamdulillah pekan ini kami mengikuti banyak pelatihan,memcoba berbagai hal baru yang sulit.

Sebelumnya secara live ibu mengajarkan dan menyarankan kami beberapa aplikasi pengganti whatsapp yang memungkinkan bagi kami untuk mengorganisir jalannya chat seperti discord dan padlet.

Pelatihan website
Narsum di pelatihan ini adalah mbak Ina Sunardi

Acara ini kami ikuti via zoom, walau tak ubah seperti menonton live tutorial, tapi bagiku Alhamdulillah bisa mengikuti dengan baik.

Materi yang diajarkan adalah tentang pembuatan lay out wordpress sedari awal, aku yang mengikuti zoom via hp tentu tidak bisa langsung praktek karena mode ini hanya tersedia jika menggunakan laptop atau PC.

Aku terbiasa menggunakan blogspot, dengan mengetahui materi ini Alhamdulillah menambah wawasan tentang wordpress walau dalam waktu dekat belum akan di praktekkan karena konsisten merawat satu blog saja bukan perkara yang mudah.

Pelatihan sosial media dan streamyard
Dengan Narsum mbak yuli yuliani dan mbak una.

Social media yang dikupas kali ini adalah Instagram yang beberapa bulan ini sedang ramai dengan fitur terbarunya yaitu reels.

Alhamdulillah di ibu profesional ini dari tahun ketahun tentang socialmedia dikupas tuntas sehingga kami ini benar benar bisa memberdayakan diri kami, istilahnya para Ibu benar benar "melek tekhnologi".

Jika tahun lalu kami giat mengupas segala hal tentang facebook, tahun ini kami digiring untuk mengerti lika liku instagram.

Mulai dari pengaturan jam postingan, pengaturan dashboard secara profesional dan mengintip insight dari akun kami.

Selain itu ternyata dapat ilmu lagi bahwa penggunaan reels benar benar bisa mendongkrak follower dan lebih banyak menjangkau netizen lebih luas.
rabu besok insyaAllah kami akan live di instagram kami @syakillatim, untuk sekedar memberitahukan betapa pentingnya arti misi hidup dari seorang perempuan, agar ia dan keluarganya bisa berbahagia.

Demikian jurnal kali ini semoga bisa menginspirasi para perempuan lainnya diluaran sana. Dan kamipun tetap semangat menjadi salah satu bagian dari ibu pembaharu.

#aksiuntuksolusi
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 05 Oktober 2021

Ibu Pembarahu Materi 5 (review)

Bismillah,
Sampai juga Aku di tahap ini alhamdulillah, kali ini berpasangan dengan ibu muda dari jogya. Mbak Neni hanya berdua dengan suaminya dalam tim Teguh Family, beliau menceritakan sama sama tidak bermain sosmed jadi, jurnal kali ini adalah kali pertama merrka membuat akun sosial media untuk tugas di bunda salihah, masyaAllah.

Aku yang tiap hari selalu membuka halaman sosial media bertemu dengan tim keluarga yang nyaris tanpa sosial media sungguh kontras dan banyak sekali yang bisa dicermati.

Proses apa yang dilihat saat menentukan highlight dan key update

Sepertinya mbak Neni ingin membagi kedalam 3 milestone, pertama mengumpulkan ilmunya kemudian merumuskan kurikulum yang ingin dipakai lalu terakhir evaluasi dan tindak lanjut, kalau dibaca dari jurnalnya sepertinya belum jelas untuk mengisi kontennya di media sosial.

Seberapa efektif penggunaan highlight dan key update di media sosial?

Dari jurnal yangnterbaca sepertinya mbak Neni dan suami baru hanya membuat akun sosmed dan belum mengupdatenya secara berkala sesuai dengan milestone yang mereka buat

Apa yang sudah baik

Runutan masalah yang dibuat mbak Neni sudah benar alurnya.

Template sudah diisi dengan baik

Dedaline jadwal pencapaian sudah tertulis jelas dengan bulannya 


Apa yang perlu diperbaiki

Jurnal seperti menggantung diakhir kerna setelah analisis swot tidak ada kata penutup.

Karena tim hanya terdiri dari mbak Neni dan suaminya seharusnya dia menilai apa yg menjadi kelemahan dari suaminya dan melengkapinya begitu pula sebaliknya, hal ini penting dilakukan agar tercipta komunikasi produktif yang baik jika timbul permasalahan, atau keluar dari jalur. Mengingat biasanya suami istri terlalu banyak menganulir setiap problem.

Demikian review jurnal untuk Mbak Neni dari jogya, semoga beliau berkenan kurang lebihnya mohon maaf, semoga Allah mudahkan keinginan mbak Neni dan suami menjadintim tangguh membentengi keluarga.

#ibupembaharu
#jurnalreview
#institutibuprofesional
#bundasalihah
#hexagonia


Selasa, 28 September 2021

Ibu Pembaharu( Identifikasi Aksi)

Bismillah,
Pekan ini jurnal sudah masuk pada materi kelima, yaitu identifikasi aksi.
Lebih seru, karna ibu meminta kami membuat jadwal tayangan di sosial media secara terperinci.

Banyak hal baru yang harus dipelajari seperti beberapa tools di social media beserta aplikasi editing pendukungnya, akhirnya cara yang kami pilih adalah, mendiskusikan dulu apa temanya, kemudian menentukan skenarionya lalu disaty hari bisa tinggal fokus membuat video atau infografis, lebih menghemat waktu karena tidak harus berpikir tema dan mendesign template secara bersamaan. 

Cara inipun lebih efisien karena tume managemen kami harus luarbiasa terjadwal dengan kesibukan baru kami sebagai ibu baru, ditambah anak yang usia SD oun sedang ujian sekolah. Alhamdulillah semua bisa terkendali dengan baik.


Nantinya kami akan merencanakan untuk meng update sosial media yang telah dipersiapkan dengan mwngganti tema seminggu sekali.

inilah alamat akun sosial media yang telah kami buat, sebagai bentuk campaign atas apa yang kami rencanakan.

Kemudian selanjutnya setelah diskusi team akhirnya dengan bantuan analisis swot kami lebih mengenal apa kelemahan dan ancaman terhadap rencana ini, semoga dengan ini akan segera menemukan jalan agar apa yang kami usahakan tidak berakhir sia sia, dan semakin yakin bahwa setiap masalah pastilah memiliki solusi untuk segera diselesaikan.

Demikianlah jurnal kelima ini dibuat berdasarkan hasil diskusi antar Tim, semoga kami konsisten dalam mengerjakan setiap tantangan nantinya.

#materi5identifikasiaksi
#IdentifikasiAksi
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia
#jurnalibupembaharu
#ibuprofesional
#identifikasiaksi
#bundasalihah
#hexagonia

Selasa, 14 September 2021

jurnal materi 4 (Review)

Bismillah,
Jurnal review kali berpasangan dengan mbak Nunung Syayidah dari IP Garut, ketemu lagi dengan ibu muda luar biasa dengan satu putri yang berusia 6 tahun.

Qodarulloh beliau sedang safar dan selalu sibuk di ranah publik sepertinya, sampai kami tak sempat ngobrol banyak ya mbak, maafkan karena daku pun masih dalam masa pemulihan pasca covid dan lahiran. 

Materinya berkonsentrasi tentang , Kurang Percaya Diri/Bagaimana Meningkatkan Kualitas Diri. Dan menurut kami Problem Statement itu berkesinambungan dengan SDGs point 5 yaitu tentang Kesetaraan Gender, lebih ke meningkatkan skill para perempuan.

Apa yang sudah Baik

Sasaran jelas
Target pencapaian jelas bertanggal
Referensi sumber lengkap
Dilengkapi dengan eflyer yang memudahkan penyimpulan materi


Apa yang perlu diperbaiki

 Aku tidak melihat masalah real yang dihadapi oleh para perempuan atau masing masing anggota tim Bengkel Bunda, yang ingin diselesaikan, misal tidak percaya dirinya itu kenapa, atau meningkatkan skillnya seperti apa misal pedagang ditempat wisata bisa meningkatkan skill dengan bisa berbahasa asing, dan contoh real ini belum disebutkan dalam jurnal.

Seberapa efektif Penggunaan metode SMART
Cukup efektif dan jelas penguraian tugasnya tapi daku tetap tak menemukan indikator apa yang membuat atau menegaskan statement selesai dengan diri sendiri tu seperti apa?
Apa sudah bisa menahan amarah, sudah punya jam online untuk menjawab semua WA yang masuk atau semakin damai dengan suamikah?

Pendapat pribadiku tentang jurnal mbak Nunung S yayidah

Daku  pun merasa mbak Nunung agak mepet dan terburu waktu saat menuliskan jurnal terlihat dari pilihan katanya dan typo yang tidak sempat diperbaiki.

Yuk mbak Nunung kita curahkan hati dan Rasa agar makin banyak para ibu yang terbantu dengan project mu...

Demikianlah review jurnal untuk mbak Nunung syayidah, semoga apa yang diusahakannya bersama tim bisa menjadi solusi bagi para ibu diluaran sana dan semakin banyak membuka mata perempuan lainnya bahwa setiap masalah pastilah menemukan solusinya.


#umpanbalik4
#MetodeSMARTdanSumberDaya
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia

Senin, 06 September 2021

IBu Pembaharu ( Smart dan Sumber Daya)


Bismilah,

Bunda salihah ibu pembaharu akhirnya sampai di materi keempat, yaitu menentukan smart goal bersama tim, namun karena mahasiswi bunda salihah hanya berdua maka materi ini tidak bisa kami bagikan atau kami diskusikan bersama team yang sebagian besar bukan mahasiswa.

Dengan kesibukan baru sebagai new mom with new born baby, dan 3 kakaknya sejenak mengalihkan duniaku.
Sempat nge-hang sejenak. 
Menjauh dari hingar-bingar perkuliahan Bunda Salehah.
Komitmen dan Konsistensi kali ini diuji kembali.
Mengasah konsistensi diri, dimulai dari seberapa besar tanggung jawab kita dalam memegang sebuah komitmen.

Kali ini pun saya berjuang untuk mengalahkan rasa malas. Belajar self motivated 

Mencoba memfasilitasi diri dengan "Learning by Teaching"

Materi ke-4 membahas tentang tujuan.

Dalam melangkah baik itu di keluarga, tim, komunitas maupun personal penting untuk menentukan tujuan.
Arahnya mau kemana.
Bagaimana menentukan tujuan yang tepat?
Dengan cara SMART.

Tapi, sebelum menentukan tujuan ada yang harus diperhatikan terlebih dahulu.

1. Clarify, Tujuan yang ditentukan harus jelas dan mudah dipahami.

2. Challenge, Tujuan harus memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi sehingga tertantang untuk mencapainya.

3. Commitment, Tanpa komitmen yang tinggi akan sulit untuk mencapai tujuan apapun, terutama untuk tujuan yang menantang

4. Feedback, Menerima informasi seberapa jauh pencapaian. Sebagai bahan motivasi atau apakah perlu adanya evaluasi 

*Menentukan Tujuan SMART*

Spesifik
➡️ Tujuan yang ditentukan harus spesifik tidak umum. Gunakan pertanyaan 5W1H

Measurerable
➡️ Tujuan harus terukur
Bagaimana indikator tujuan telah tercapai

Achievement
➡️ Seberapa realistis tujuan dapat dicapai

Relevant
➡️ Tujuan bermanfaat bagi diri dan tidak tumpang tindih

Timebond
➡️ Memiliki target waktu yang ditetapkan melalui milestone.

Contoh Aplikatif SMART

1. Buat Tujuan SMART
2. Peta Sumber Daya, Petakan sumberdaya yang ada di tim
3. Tetapkan Milestone, buatlah pijakan untuk mencapai tujuan
4. Faktor Pendukung, bersiap dengan situasi terburuk. Misalnya : Golden rules, Exit Prosedur


Pada intinya smart goal ini bertujuan utuk menentukan start awal dan acuan berapa lama waktu minimal yang dapat kami usahakan agar mencapai tujuan dalam waktu yang paling dekat.
Demikian jurnal kali ini, semoga semakin mendekat dengan impian kami dan membuka jalan agar kedepannya kami bisa lebih baik lagi.

#ibupembaharu
#jurnal4
#materi4
#bundasalihah
#smartgoal
#hexagonia
#ibuprofesional

Kamis, 19 Agustus 2021

Ibu Pembaharu (Jurnal 3 Review)

Bismillah,
Akhirnya sampai juga di tahap mereview jurnal ketiga.

Pekan ini aku berpasangan dengan mbak Miftah Irfaniyah yang biasa dipanggil ita yang berasal dari Tanggerang kota.

Mbak ita ini mengangkat tema tentang permasalahan tumbang anak dimasa pandemi. MasyaAllah, benar benar masalah sejuta ibu saat ini yaa, barokallah mbak, semoga menginspirasi.

Setelah melihat isi jurnal dari mbak ita maka yang ingin aku lihat pertama adalah...

Jurnalnya terlalu monoton kerna daku orang visual mbak hihii maapkeun, tapi tak ada template sama sekali  padahal itu membantu orangbyang malas baca sepertikuh...

Kedua di penjabaran kurang lengkap di poin why, dan what dan walaupun ada tidak dipoin seperti yg lainnya.

Ketiga, bahasa penyelesaian masalah kurang detail melainkan masih abstraks kalao menurutku.

Keempat dri semua poin wujud permasalahan sepertinya itu adalah masalah yang dihadapi oleh orang tua bukan murni masalah si anak, dipoin 4 tidak dituliskan contoh secara detail...

Kelima tidak disebutkan berapa rentang usia anak yang ingin dicoba untuk ditata ulang kebiasaan baiknya yang mengendor dimasa pandemi ini.

Yang sudah baik adalah

Mbak ita sadar betul apa masalah yang dihadapinya dan mampu menuliskannya dengan baik.

Lalu mbak ita juga sudah bertemu dengan tim yang solid yang sama sama. Ingin menyelesaikan permasalahan tersebut dan diskusi tim sudah dilakukan.

Selanjutnya semua sumber referensi diskusi jelas disebutkan.

Terakhir, semoga Allah memudahkan perjuangan mbak ita dan team untuk sama sama menemukan sebanyak banyaknya solusi dan menyadarkan para ibu hebat lainnya diluar sana yang memiliki permasalahan yang sama, agar mau mencoba untuk menyelesaikannya.

Sabtu, 14 Agustus 2021

Ibu Pembaharu

Bismillah,
Jurnal kali ini amat luar biasa perjuangannya perjuangan manteman dan perjuanganku...

Sungguh kalau bukan Allah yg membimbing menolong dan memampukan kami, mungkin rasanya tak sanggup...

Blom pulih luka pasca SC dan adaptasi sebagai newmom, qodarullah Allah tambah lagi dengan infeksi covid lengkap dengan semua gejala.

Sempat kecewa, kenapa harus Aku ya Allah?
Sedih kerna nifas menghalangiku dri sholat dan membaca mushaf...
Awal awal menangis, tapi mencoba menerima apasih hikmah dibalik ini semua...

Mencoba mencari nikmat apa yang aku lewatkan sehingga menjadi kufur seperti ini...

Hari demi hari gejala makin berat, ternyata motivasi untuk keluar dari keterpurukan itu jelas sudah ada bayi mungil yang kalau aku menyerah siapa yang hadir menggantikanku?

Ada tiga anak manis lainnya yang ikut merasakan demam dan batuk walau tak seberat gejalaku dan mereka saja mampu untuk tetap ceria...

Pantaskah kumenyerah?

عن أبي هريرة - رضي الله عنه - قال : قال النبي - صلى الله عليه وسلم - : يقول الله تعالى : أنا عند ظن عبدي بي ، وأنا معه إذا ذكرني

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata,”Rasulullah SAW bersabda,’ Sesungguhnya Allah berkata: "Aku sesuai prasangka hambaku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku" (HR Muslim)  


Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “ Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." 

(QS. Al Baqoroh 286)


Janji Allah atas ujian bagi manusia itu juga ditegaskan dalam ayat lainnya.

Allah berfirman, " Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah: 5-6)


Melihat ke permasalahan yang nyata dihadapi leader kami di pekan ini lebih luar biasa, sudah pisah dengan 4 anaknya, jadwal.kelahiran anak kelima belum ditentukan, eh terinfeksi covid pulaa

Lalu masihkah pantas ku mengeluh ?

Demikianlah jurnal kali ini lebih dibuat berkat banyaknya diskusi oleh tim keceeh...

Karena kami ibu pembaharu yang bahkan tak tumbang walau covid menyapa...
Semoga siapapunnyang sedang sakit Allah angkat sesegeramungkin sakitnya dan bisa menjadi penggugur dosa..

#ibupembaharu
#jurnalbundasalihah
#bundasalihah
#ibuprofrofesional

Minggu, 01 Agustus 2021

Ibu Pembaharu( Jurnal Review)

Bismillah...
Pekan ini jurnal ibu pembaharu memasuki review kedua, dimana kami dipasangkan dengan teman baru lagi sesama mahasiswi bunsal untuk saling menilai kelayakan jurnal, sekaligus membuka wawasan begitu banyak ibu ingin keluar dan menyelesaikan masalahnya.

Kali ini alhamdulillah dopasangkan dengan ibu muda hebat dari IP Banten yang bernama mbak Hasanah, super gercep nih menghubungi duluan pada saat daku masih di RS dan belum sempat melihat pemaparan ibu live.

Secara jurnal saya melihat ada keinginan kuat dalam diri mbak hasanah untuk memutus luka masa lalu pengasuhan terhadap dirinya yang salah satunya belajar ilmu parenting di kelas perkuliahan ini, kemudian kalau ditebak karena bayang bayang itulah kadang mbak hasanah tak mampu menguasai diri untuk tifak melepas emosi ke buah hatinya. Meski begitu ada usaha besar untuk keluar dan memperbaiki sikapnya. MasyaAllah semoga Allah memudahkan jalanmu ya mbak...

Kemudian secara template yang dibuat oleh mbak hasanah saya ingin mengkritisi beberapa hal diantaranya

Secara tampilan 
Pada template user persona tampak bahwa

Pada template storyboard terlihat bahwa mbak hasanah merunut masalah yg ia punya dan terlihat sangat komunikatif sehingga alur masalah terbaca dengan baik walau disajikan tanpa teks

Pada template pemetaan softskill dan hardskill terlihat penuh dan sepertinya didapat dari hasil talent maping, tetapi
Seharusnya antara softskill dan contoh yang dikuasai isinya tidak sama.

Mbak Hasanah seharusnya jika menuliskan
Adaptibility maka contohnya adalah beliau bisa berkomunikasi dengan baik pada orang yang baru saja dikenalnya.

Jika menuliskan critikal thinking pada bagian contoh seharusnya beliau menuliskan bisa merunut masalah secara mendetail dan jelas dari awal sampai akhir seperti story board yang dibuat itu.

Demikianlah jurnal review ini dibuat karena rasa peduli dan sayangku pada sesama ibu dan agar setiap ibu sadar tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan, dan terus menggandeng para ibu lain yang memiliki masalah yang sama.

#materi2
#junalreview
#ibupembaharu
#bundasalihah
#hexagonia
#semestakaryauntukindonesia

Senin, 26 Juli 2021

IBU PEMBAHARU (MEMBENTUK TIM YANG SOLID)

Bismillah,

Di pekan kali ini perjalanan ibu pembaharu sampailah pada tahap membentuk tim yang solid demi mencapai sebuah benteng yang kokoh untuk menyelesaikan peemasalahan kaminyang hampir mirip satu dengan lainnya.

Ih masalah kok dibikin bareng bareng, eh diselesaikan bersama maksudnya sih supaya sebagai mahluk sosial kita gak ngerasa cuma akuh yang punya masalah berat, eh ternyata banyak juga yang punya masalah serupa walau tak 100% sama sih.

Untuk itulah diawali dengan mengkampanyekan masalah, eh problem statement sih...
Memanggil para ibu lainnya yang punya hal yang sama sama ingin untuk diselesaikan bersama..
Berikut kampanyenya di FB dan IG
Isi kampanye dari leader kami adalah...
Halo mommies, 

Kali ini kampus Ibu Pembaharu  mulai kampanye membangun tim untuk menyelesaikan masalah. 

Perkenalkan saya Rahma Ibu dari 4 orang anak InsyaAllah mau 5. Ibu bekerja diranah domestik, sedang merintis bisnis kuliner dengan suami dan suka dunia kepenulisan. 
Bakat yang saya miliki adalah Disiplin, futuristik, Analytical, Deliberative, Input. 

Sekarang saya sedang mengalami middle crisis age. 
Merasa resah gelisah menuju usia 40thn. 
Karena apa? Usia 40 itu istimewa secara tersurat tertulis di dalam Al-quran 
QS. Al Ahqaf : 15

Identifikasi masalah yang saya miliki bisa lihat dipostingan sebelumnya ⤵
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10222804637559136&id=1071698457

Apakah kamu sering merasa galau dengan peran hidup? 
Masih mencari misi hidup atau sering bertanya-tanya sebenarnya Allah menghadirkan aku di dunia untuk apa? 

Kalau kamu mempunyai permasalahan yang sama atau tertarik untuk mencari solusinya
Yuk gabung bersama saya untuk menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan itu

Kesadaran diri akan membuka jalan untuk mengenal potensi, menyadari bakat, mengenal peran dan menyadari peran.
Dan akan bermuara pada
Tujuan kita dilahirkan
The purpose of life atau misi spesifik hidup

Silahkan kontak aku ya 

Notes: Terbuka untuk seluruh mommies ya... 

Website Ibu Pembaharu:
https://www.ibupembaharu.com/home

FanPage Ibu Pembaharu: 
https://www.facebook.com/ibupembaharu

IG Keluarga Pembaharu
https://instagram.com/keluargapembaharu?utm_medium=copy_link




IG Ibu Pembaharu
https://instagram.com/ibupembaharu?utm_medium=copy_link

Kemudian inilah isi dari user personaku
Setelah tim terbentuk kami mulai melakukan pemetaan soft skill dan hardskill untuk nantinya dibentuk menjadi bagian dari peran apakah yang bisa kami lakukan umtuk berkontribusi dalam tim.
selanjutnya dibagi dalam pemetaan bagian agar semua terbagi secara proporsional, kerna masing masing dari kami mengambil eran sesuai dengam bidang yang kami kuasai, sehingga nantinya meminimalisir kesulitan serta kejenuhan kami dalam membuat projek penyelesaian masalah

Demikianlah usaha kami untuk membuat masalah yang sama sama kami hadapi menjadi lebih mudah karena dipikirkan bersama sama, harapannya adalah semakin banyak ibu yang sadar bahwa selalu ada jalan keluar untuk setiap masalah yang ada dan tentunya semakin membuat kami menjadi bermanfaat bagi sesama.

#kampanye
#materi2
#membanguntimyangsolid
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia


Minggu, 11 Juli 2021

IBU PEMBAHARU

Jurnal Review...

Bismillah,
Pekan ini tugas kami adalah membuat review tentang isi jurnal pasangan yang sudah dirandom oleh tim formula ibu pembaharu

Seru dan deg degan tetep yaa karena jurnal ini diselesaikan ditengah tengah saat menanti kelahiran buah hati keempat yang mungkin terasa seperti kontraksi palsu.

Akhirnya memperdalam lagi kenalan bareng partnerku mbak Risetyawati yang lebih muda dua tahun dariku, dulu pernah juga nih chat dengan beliau saat kelas Bunda Cekatan Batch 1, ternyata beliau adalah salah satu wanita hebat dengan berbagai masalah dan sanggup dilewatinya

Dari jurnalnya aku terlihat mbak Ris ini ingin sekali dirinya berdaya dalam hal finansial, dan saat ini belum terealisasi sepenuhnya menurutnya.

Jadi yang sangat ingin dicapai adalah mengedukasi dan mengajak masyarakat disekitar yang mungkin punya permasalahan yang sama, berjuang memajukan perekonomian keluarga menjadi ibu yang berdaya secara ekonomi.

Menurut pendapatku, dalam mengindentifikasi masalah seharusnya beliau menuliskan masalahnya akan selesai jika...
Mbak Ris ini bebas dari finansial dalam artian sangat mapan (financial freedom) secara ekonomi, artinya uang sudah tidak lagi jadi permasalahan hidup yang utama, lalu bisa bersedekah sebanyak apapun dan kapanpun yang ia mau.

Kemudian selanjutnya di template akar masalah, menurutku yanh ditulis mbak Ris sebagai hasil yang tampak itu akan lebih tepat jika dituliskan sebagai akar masalah, dan untuk hasil yang tampak adalah sama seperti kapan ia merasa masalah ini selesai yaitu saat mbaknRis lebih banyak waktu membersamai anak, masyarakat disekitarnya paham akan investasi emas yang ia jalankan dan semua terjadi karna ia sudah mencapai kebebasan finansial.

Kemudian untuk akar masalah menurutku ada 3 yang utama,
Managemen waktu
Memilih ikut suami yang artinya terus nomaden, atau diam tapi harus menjalani LDM
Tantangan untuk bisa mandiri secara financial

Nah managemen waktu ini mencakup antara keinginian mencapai target bisnis tetapi belum sepenuhnya mengoptimalkan gadget time, belum ada waktu khusus untuk berbisnis dan kapan waktu khusus untuk para buah hati, kalaupun sudah ada sepertinya belum sepenuhnya konsisten.

Selanjutnya dilema antara ingin terus bersama suami yang artinya harus siap pindah kapanpun dan tidak bisa memiliki banyak perabotan dan hal lainnya,juga untuk berbisnis ini adalah tantangan untuk membngun koneksi dan jaringan dengan orang terdekat kecuali sudah mahir dalam pendalaman ilmi digital marketing yang bisa dijalankan secara online. Tapi sisi baiknya terus berkumpul dengan para kesayangan anak dan suami serta tak lagi bertanya dalam ragu apakah kamu yang disana baik baik saja? Sudah makankah? Sehat kah?

Tearakhir tentang mencapai kebebasan financial, sebelum mencapai ini ada banyak yang perlu diperjuangkandan mencakup dua hal sebelumnya diatas yang artinya mbak Ris harus unggul dalam managemen waktu dan disiplin serta membentuk kebiasaan baik setiap harinya, kemudian membuat daftar ilmu apa yang plaing urgen untuk dipelajari dalam jangka waktu dekat ini, sehingga semuanya bisa menjadi sebuah kendaraan yang mempercepat mbak Ris mencapai impiannya untuk bisa membantu ornag orang disekitar merasa dirinya lebih bermanfaat bagi sesama tanp terbentur lagi masalah keuangan, masyaAllah.

Sebagai pasangan kudoakan agar Allah mempermudah jalanmu ya mbak, dengan catatan dirimu harus lebih keras lagi berusa dan berjuang, salam Ibu Pembaharu



#materipertama
#umpan balik
#jurnalreview
#ibupembaharu
#bundasalihah
#ibuprofesional
#hexagonia
#semestakaryauntukindonesia

Senin, 05 Juli 2021

IBU PEMBAHARU

Jurnal Pertama
Materi Identifikasi Masalah

Bismillah,
Yeay kelas perkuliahan baru yang semakin menantang, kali ini para ibu hebat ditantang untuk menemukan masalah, mengidentifikasi kemudian menuangkannya dalam klasifikasi masalah untuk selanjutnya dipilih masalah mana yang selama 6bulan dinperkuliahan mendatang akan diselesaikan.

Umm ibu mana yang tak memiliki masalah kan...
Ini sampai dua minggu menuliskan berbagai masalah yang hadir,karena pada dasarnya masalah itu banyak namun menyelesaikannya yang membuat lama sekali tuntas.

Template pertama berisikan Bank Masalah, setelah mahir menyelesaikan satu masalah di kelas ini berharap semua yang sudah dituliskan Bisa satu persatu diselesaikan...

Template kedua berisikan alasan alasan kenapa masalah ini sampai dituliskan disini, apakah kalau teringat itu akan menyita seluruh waktu dan tenaga dan sangat mengganggu ?

Template ketiga berisikan apa sih indikator masalah ini telah selesai menurut saya, apakah saya sudah cukup tenang ?

Template keempat berisikan pengelompokan masalah...
Template kelima akan membantu saya menemukan akar masalah apaakah akan tampak seperti gunung es yang tampak landai di permukaan namun ternyata begitu besar didalam yang kadang menyita seluruh waktu luang saya untuk memikirkannya sampai sampai mengganggu waktu bermaij bersama buah hati dan membuat sering tiba tiba emosional

Demikianlah masalah yang saya pilih untuk segera diselesaikan, berharap menemukan partner yang mirip atau memiliki masalah yang sama agar kami dapat memecahkannya bersama dan semakin jelas titik terang menemukan solusi bersama.


#materipertama
#ibupembaharu
#bundasalihah
#ibuprofesional
#hexagonia
#semestakaryauntukindonesia