Bismillah,
Pekan ini tugas kami adalah membuat review tentang isi jurnal pasangan yang sudah dirandom oleh tim formula ibu pembaharu
Seru dan deg degan tetep yaa karena jurnal ini diselesaikan ditengah tengah saat menanti kelahiran buah hati keempat yang mungkin terasa seperti kontraksi palsu.
Akhirnya memperdalam lagi kenalan bareng partnerku mbak Risetyawati yang lebih muda dua tahun dariku, dulu pernah juga nih chat dengan beliau saat kelas Bunda Cekatan Batch 1, ternyata beliau adalah salah satu wanita hebat dengan berbagai masalah dan sanggup dilewatinya
Dari jurnalnya aku terlihat mbak Ris ini ingin sekali dirinya berdaya dalam hal finansial, dan saat ini belum terealisasi sepenuhnya menurutnya.
Jadi yang sangat ingin dicapai adalah mengedukasi dan mengajak masyarakat disekitar yang mungkin punya permasalahan yang sama, berjuang memajukan perekonomian keluarga menjadi ibu yang berdaya secara ekonomi.
Menurut pendapatku, dalam mengindentifikasi masalah seharusnya beliau menuliskan masalahnya akan selesai jika...
Mbak Ris ini bebas dari finansial dalam artian sangat mapan (financial freedom) secara ekonomi, artinya uang sudah tidak lagi jadi permasalahan hidup yang utama, lalu bisa bersedekah sebanyak apapun dan kapanpun yang ia mau.
Kemudian selanjutnya di template akar masalah, menurutku yanh ditulis mbak Ris sebagai hasil yang tampak itu akan lebih tepat jika dituliskan sebagai akar masalah, dan untuk hasil yang tampak adalah sama seperti kapan ia merasa masalah ini selesai yaitu saat mbaknRis lebih banyak waktu membersamai anak, masyarakat disekitarnya paham akan investasi emas yang ia jalankan dan semua terjadi karna ia sudah mencapai kebebasan finansial.
Kemudian untuk akar masalah menurutku ada 3 yang utama,
Managemen waktu
Memilih ikut suami yang artinya terus nomaden, atau diam tapi harus menjalani LDM
Tantangan untuk bisa mandiri secara financial
Nah managemen waktu ini mencakup antara keinginian mencapai target bisnis tetapi belum sepenuhnya mengoptimalkan gadget time, belum ada waktu khusus untuk berbisnis dan kapan waktu khusus untuk para buah hati, kalaupun sudah ada sepertinya belum sepenuhnya konsisten.
Selanjutnya dilema antara ingin terus bersama suami yang artinya harus siap pindah kapanpun dan tidak bisa memiliki banyak perabotan dan hal lainnya,juga untuk berbisnis ini adalah tantangan untuk membngun koneksi dan jaringan dengan orang terdekat kecuali sudah mahir dalam pendalaman ilmi digital marketing yang bisa dijalankan secara online. Tapi sisi baiknya terus berkumpul dengan para kesayangan anak dan suami serta tak lagi bertanya dalam ragu apakah kamu yang disana baik baik saja? Sudah makankah? Sehat kah?
Tearakhir tentang mencapai kebebasan financial, sebelum mencapai ini ada banyak yang perlu diperjuangkandan mencakup dua hal sebelumnya diatas yang artinya mbak Ris harus unggul dalam managemen waktu dan disiplin serta membentuk kebiasaan baik setiap harinya, kemudian membuat daftar ilmu apa yang plaing urgen untuk dipelajari dalam jangka waktu dekat ini, sehingga semuanya bisa menjadi sebuah kendaraan yang mempercepat mbak Ris mencapai impiannya untuk bisa membantu ornag orang disekitar merasa dirinya lebih bermanfaat bagi sesama tanp terbentur lagi masalah keuangan, masyaAllah.
Sebagai pasangan kudoakan agar Allah mempermudah jalanmu ya mbak, dengan catatan dirimu harus lebih keras lagi berusa dan berjuang, salam Ibu Pembaharu
#materipertama
#umpan balik
#jurnalreview
#ibupembaharu
#bundasalihah
#ibuprofesional
#hexagonia
#semestakaryauntukindonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar