Day 13
Pendidikan seksual
Agar anak tak kecanduan Pornografi
Caption konten hari ini adalah
KECANDUAN
Paparan pornografi menjadi pemicu kuat tindakan kejahatan seksual dan perilaku seksual yang menyimpang.
Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.
Meningkatnya teknologi dan semakin mudahnya mengakses internet, membuat paparan terhadap pornografi, baik yang disengaja maupun tidak,menjadi semakin meningkat pesat.
Kecanduan pornografi akan merusak otak secara permanen pada bagian yang berfungsi untuk menata emosi, memusatkan konsentrasi, memahami dan membedakan benar atau salah, mengendalikan diri, berpikir kritis, berpikir dan berencana masa depan, serta membentuk kepribadian dan berperilaku sosial. Sehingga mempengaruhi perilaku seseorang terhadap lingkungan sekitarnya.
Mari #SelamatkanAnakIndonesia dari penyimpangan dan kejahatan seksual akibat paparan pornografi. Karena #AnakBerhakAman.
Ketik #AnakBerhakAman di kolom komentar untuk mendapatkan printable pendidikan seksual untuk anak. Gratis!
---
Created by Kel. 4 - Perlindungan Anak dari Penyimpangan dan Kejahatan Seksual
Bunda Sayang #9
#BundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#PendidikanSeksualitas
#SinergiWujudkanAksi
#IbuProfesional
#IP4ID2024
#AnakBerhakAman
#SelamatkanAnakIndonesia
#StopKejahatanSeksual
-----------------
Foto renang diatas adalah foto anak keduaku yang tengah itu cowo sendiri...
Pornografi tentu agak agak menghawatirkan jika anak sudah berinteraksi dengan gadget sendirian, bergaul dengan teman tanpa pengawasan, ada disekitar toilet umum atau bahkan seperti contoh anakku berada di kolam renang.
Paparan ini bisa jadi awalnya penasaran, tidak sengaja melihat lalu ketagihan atau bahkan sengaja diam diam bersama teman dengan sembunyi dari pengawasan orang tua.
Lalu bagaimanakah kita membentengi anak anak ini? Setelah mereka paham dengan betapa berharganya tubuhnya sendiri, lalu ajarkan juga mereka menghormati tubuh orang lain anak lain, tidak sembarang melihat, atau meyakinkan diri mereka itu merupakan hal yang kurang pantas, bila anak sudah dewasa seperti anakku usia 7 dan 12 tahun sudah bisa nih disisipi bahwa tindakan seperti ini memicu rasa ketagihan dan dapat mengakibatkan rusaknya sel otak, maka sebelum itu terjadi maka biasakan mereka untuk mencegahnya dan memakai otak kiri bahwa itu tidak baik dan hal merugikan. Karena bila anak merespon dengan otak kanan hal ini memicu rasa penasaran dan berhalusinasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar